Category Archives: Artikel

Nilai Utama Kearifan Lokal IAIN Palopo

IAIN Palopo sebagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri memiliki karakter yang spesifik dalam pengembangan keilmuan dengan basis utamanya adalah ilmu-ilmu keagamaan. Kota palopo sebagai tempat berkedudukan IAIN Palopo adalah bagian penting dari Kerajaan Luwu yang menerima Islam sejak abad enam belas Masehi (XVI M.). Kerajaan Luwu memiliki simbol, pajung (payung) yang bermakna mengayomi rakyatnya dengan petuah, “pasanre’ ri adee’ pattuppu ri sarae’ (pola perilaku masyarakat luwu didasarkan pada konstitusi adat (ade) yang bertumpu pada ajaran agama islam (syariat). Inilah yang dimaksud kearifan lokal yang memiliki nilai-nilai unggul dan utama, antara lain: (1) lempu (jujur/berintegritas), (2) ade’le’ (adil), (3) getting (teguh dalam prinsip), (4) acca (cendekia), dan (5) ininnawa (peduli).

Keterampilan Mengajar di Madrasah Ibtidaiyah

Pembelajaran di Madrasah Ibtidaiyah bagi prodi PGMI merupakan suatu proses yang komplek, karena dalam kegiatan pembelajaran senantiasa mengintegrasikan berbagai komponen dan kegiatan, yaitu peserta didik dengan lingkungan belajar untuk diperolehnya perubahan perilaku (hasil belajar) sesuai dengan tujuan (kompetensi) yang diharapkan. Mohammad Surya menjelaskan “Pembelajaran adalah suatu proses yang dilakukan individu untuk memperoleh suatu perubahan perilaku yang baru secara keseluruhan, sebagai  hasil dari pengalaman  individu  sendiri  dalam interaksi  dengan lingkungannya”.

Prosedur Melatih Keterampilan Dasar Mengajar

Untuk dimilikinya kemampuan menerapkan setiap jenis keterampilan dasar   mengajar   secara   profesional,   tidak   cukup   hanya   dengan dihapal.  Mengingat  setiap  jenis  keterampilan  dasar  mengajar  erat kaitannya  dengan  kecakapan  yang  bersifat  aplikatif,  maka  untuk dikuasainya setiap keterampilan tersebut perlu diasah dengan latihan- latihan   yang   dilakukan   secara   teratur   melalui   mekanisme   yang terkontrol. Latihan untuk lebih meningkatkan kemampuan menerapkan setiap jenis keterampilan dasar mengajar, bukan hanya diperuntukkan bagi  para  calon  guru  saja  (pre  service  training),  melainkan  juga menjadi ajang peningkatan  kemampuan  mengajar bagi setiap orang yang sudah berprofesi sebagai tenaga pengajar (in service training).

Prinsip Penerapan Keterampilan Dasar Mengajar

Keterampilan dasar mengajar sebagai bagian integral dari sistem pembelajaran, maka agar penerapan setiap keterampilan dasar mengajar dapat berjalan dan membawa hasil yang efektif, antara lain harus memperhatikan prinsip pokok sebagai berikut:

Jenis-jenis Keterampilan Dasar Mengajar

Seperti dijelaskan  sebelumnya  bahwa  keterampilan  dasar mengajar pada dasarnya adalah kemampuan-kemampuan khusus berkenaan dengan aspek-aspek pelaksanaan kegiatan pembelajaran yang harus dimiliki dan diterapkan  oleh para guru dalam melaksnakan  kegiatan belajar mengajar. Adapun beberapa kemampuan khusus berkaitan dengan  keterampilan  dasar  mengajar  tersebut,  dikemukakan  oleh Allen dan Ryan (1987) antara lain:

Keterampilan Dasar Mengajar

Secara  umum  istilah keterampilan  dasar mengajar  (Teaching  skills) dapat diartikan sebagai kemampuan guru yang bersifat khusus (most specific   instructional    behaviours)    sebagai   modal   dasar   dalam melaksanakan   tugas   kegiatan   pembelajaran   (As.   Glicman,1991) Dengan  demikian   istilah  keterampilan   dasar  mengajar   menunjuk kepada beberapa kemampuan dasar dan pokok yang bersifat khusus dan aplikatis terkait dengan tugas-tugas pelaksanaan pembelajaran. Pada  garis  besarnya  setiap  kegiatan  pembelajaran  melewati  tiga tahap  kegiatan,  yaitu  kegiatan  awal/pembukaan,  kegiatan  inti,  dan kegiatan  penutup.